CILACAP – Guna membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap menggelar sosialisasi khusus mengenai bahaya penggunaan vape (rokok elektrik) bagi remaja. Kegiatan edukatif ini menyasar siswa-siswi kelas 9 SMP Islam Al-Irsyad Cilacap dan berlangsung di ruang Bimbingan Konseling (BK) pada Kamis, 21 Mei 2026.
Hadir sebagai pemateri utama, Ibu Raras dari BNNK Cilacap. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa tren penggunaan vape di kalangan remaja saat ini sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Banyak remaja yang keliru menganggap vape sebagai alternatif yang sepenuhnya aman dibanding rokok konvensional.
“Banyak anak-anak kita yang mengira vape itu hanya uap air beraroma buah yang aman. Padahal, kandungan nikotin di dalamnya tetap memicu kecanduan berat, belum lagi zat kimia lain yang bisa merusak paru-paru yang masih dalam masa pertumbuhan,” ujar Bu Raras di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, Ibu Raras juga mengingatkan risiko yang jauh lebih besar: vape sebagai pintu masuk (gateway) narkoba. BNN banyak menemukan modus operandi di mana cairan (liquid) vape disalahgunakan dengan dicampur zat narkotika cair seperti THC (ganja sintetis) atau sabu cair.
Tiga Poin Penting yang Disampaikan BNNK Cilacap:
- Ilusi “Lebih Aman”: Vape tetap mengandung zat karsinogenik (pemicu kanker) dan logam berat yang berbahaya bagi tubuh jika diisap dalam jangka panjang.
- Ancaman Kecanduan: Nikotin dalam vape dapat mengganggu perkembangan otak remaja, terutama pada area yang mengatur fokus, memori, dan kontrol diri.
- Modus Operandi Baru: Remaja diminta waspada dan tidak sembarangan mencoba liquid milik orang lain atau mencoba dari sumber yang tidak jelas karena rawan penyusupan narkoba cair.
Para siswa kelas 9 SMP Islam Al-Irsyad Cilacap yang sebentar lagi akan lulus dan menginjak bangku SMA tampak antusias dan memanfaatkan sesi ini untuk berkonsultasi langsung mengenai cara menolak ajakan teman (peer pressure).
Melalui edukasi ini, BNNK Cilacap berharap para siswa memiliki kesadaran penuh untuk menjaga diri dan berani berkata “Tidak pada Vape dan Narkoba” demi masa depan yang lebih sehat dan cerah.
